Drama · Romance · School Life

Remember When The Rain Ends

~Remember When-1.The Rain Ends~

Author:

Dreamcreampiggy

Length:

Ficlet

Genre:

Romance, Drama, School Life

Rating:

Teen

Cast:

Kris (EXO-M)|Shin Haneul (OC)

Disclaimer:

Cast are belongs to God, their self, and their parents except Original Character. They are fake cast made by myself as an Author. Stories are mine. NO ONE allowed to PLAGIARIZE, copy-paste, translate, edit, and change half or this entire story without my permission.

“~***~”

Hari itu, Kota Seoul tampak redup dan mati. Di payungi awan gelap yang tak henti-hentinya mengguyur bumi ini dengan air hujannya. Mobil-mobil mewah berkelebatan di jalan dengan kecepatan penuh. Meninggalkan beberapa orang yang berjalan tanpa payung. Membiarkan diri mereka basah kuyup karenanya. Gedung-gedung tinggi pencakar langit rasanya masih bertahan disana. Tak bergerak sedetikpun walau angin yang menerpa sangat kencang.

Aku duduk terdiam di sebuah halte bus dengan tubuh yang setengah basah kuyup. Memandang kosong. Hanyut dalam kesepian yang hanya diisi dengan suara hujan. Hawa dingin sudah merasuki tubuhku. Mencengkram tulang-tulangku. Sepertinya sebentar lagi aku akan mati kedinginan. Tak ada satupun bus yang sesuai dengan rute tempuhku. Semua penuh.

Aku menundukkan kepalaku dan memeluk tubuhku sendiri. Ya Tuhan kali ini aku ingin sekali berada di rumah. Tempat yang hangat. Bukan disini. Aku kesepian dan kedinginan. Kenapa hari ini harus begitu buruk? Padahal ini adalah hari pertamaku di sekolah yang baru.

Suara cipratan air yang kecil terdengar olehku dari arah samping yang tadinya hampa. Aku mencengkeram rok seragamku takut sebelum aku berani menoleh.

Disana.

Berdiri seorang laki-laki yang sangat tinggi. Berambut hitam kecoklatan, berkulit putih, dan hampir sempurna dengan wajahnya yang sangat tampan. Ia menarik tudung jaketnya ke luar dan menepuk-nepuk kepala juga mengeringkan rambutnya. Perlahan laki-laki itu menoleh padaku. Memandangku sekilas lalu tersenyum kecil.

Jantungku yang tadinya memompa seluruh darahku dengan pelan dan hampir membeku perlahan-lahan mulai terasa hangat ketika ia tersenyum. Laki-laki itu memundurkan langkahnya lalu terduduk di kursi halte yang agak jauh dariku.

Saat ini adalah saat yang sangat mendebarkan. Aku merasa takut. Sedari kecil aku adalah wanita yang pengecut. Aku tidak pernah berani berdekatan dengan laki-laki. Aku membenci mereka. Seperti ayahku yang meninggalkanku dan ibuku karena wanita lain. Menelantarkannya. Dan kini aku harus duduk berdua dengan seorang laki-laki.

Aku semakin menjauhkan diriku dan melebarkan jarak di antara kami.

Laki-laki itu terlihat tenang dengan ponselnya. Sangat tenang. Tak bersuara sama sekali. Aku berusaha mengalihkan pandanganku dan kemudian tak menyadari apa yang laki-laki itu lakukan dalam keheningan. Tapi keheningan itu menghilang ketika suara sebuah kendaraan yang kutunggu datang. Bus itu berhenti. Aku segera mengambil tasku dan hendak berdiri sebelum laki-laki tadi juga melangkah mendekati bus. Sontak aku berhenti melangkah. Begitu juga ia. Bus itu sangat penuh dan aku yakin hanya satu orang lagi yang dapat menaikinya.

“Kau juga akan naik?”, suara berat itu secara tidak langsung membuat kepalaku bergerak untuk mengangguk. Laki-laki itu tersenyum sebelum ia melihatku sedang memeluk diriku sendiri dan mengusap pergelangan tanganku. Cuaca ini begitu dingin. Dan dengan mulut terkatup aku melihatnya melepaskan jaket hitamnya dan menyampirkan jaket itu padaku.

“Tak perlu.”, kataku pelan. Aku juga tak akan tega melihatnya yang hanya mengenakan kaus tipis dengan luaran sebuah baju basket dan celana pendek.

“Tak apa. Pakailah.”, Ia berkata lalu tersenyum.

“Terima kasih.”

Ia mengangguk dan membiarkanku melangkah memasuki bus. Meninggalkannya sendirian. Pandanganku masih terfokus padanya. Aku berdiri di bagian belakang bus yang sudah penuh dan menatapnya yang juga menatapku dari jendela belakang. Ia melambaikan tangannya padaku dan aku hanya bisa tersenyum.

Aku hendak memasukan tanganku yang masih terasa dingin ke dalam kantung jaketnya sebelum aku merasakan sesuatu yang lembut.

Aku menarik benda itu keluar dan melihat sebuah mawar tanpa tangkai. Berwarna merah muda dan terlihat cantik. Aku mengambil mawar itu dan merasakan secarik kertas di sana. Perlahan aku membukanya dan melihat sebuah tulisan tangan yang rapih.

Apakah aku sangat menyeramkan hingga kau menjauh? Jika tidak,

Semoga kita bertemu lagi…

Aku tersenyum melihat kertas itu dan mengangkat wajahku. Memandangnya yang juga masih memandangku. Aku tak menyangka ia menulis hal ini. Padahal aku tak melihatnya menulis tadi.

Lama kelamaan bayangannya hilang dan saat itu juga aku melihat hujan mulai reda walau rintik-rintik masih terlihat.

Dan saat itu juga, aku melihat matahari mulai kembali menampakan dirinya dari balik awan.

Akhirnya. Tuhan mendengar harapanku. Semoga matahari itu dapat menghangatkannya. Karena ia juga telah melelehkan es yang membekukan hatiku selama ini. Aku jatuh cinta padanya.

Seorang laki-laki yang baru kutemui.

Aku berharap suatu hari nanti kau dan aku akan di pertemukan dalam waktu yang tepat…

 ***

Author’s Note: Annyeong^^ Author iseng buat Ficlet gara-gara lagi buka laptop pas ujan-ujan. Akhirnya jadi deh~ Tadinya Author bingung mau judulin apa karena menurut Author, Author mau ada lanjutannya jadi kaya Series wkwkwk tapi terdiri dari Ficlet… Wkwkwkwk… Dan sebenernya yang ngidein itu mama Author… Dia yang bantuin nemu judul… Koko Author juga sih cuma Absurd semua judulnya. Asad lah apalah-_-” Oke Author harus stop. Pokoknya semoga Readersdeul suka dan mau Comment dan Like^^ Karena RCL itu sangat berharga bagi Author! Huhuhu~ Oh iya Gomawo  sudah baca^^ RCL ya~ See you next time^^

Advertisements

21 thoughts on “Remember When The Rain Ends

  1. FF nya keren…
    saya jadi menempatkan diri saya di posisi wanita yang beruntung itu,,,
    aku suka hujan..
    jadi FF ini udah fix banget lah…
    saya sukaaa.. >.<
    dtunggu next ficlet nya..^^

    1. Huwaaa bener keren? Aku gak nyangka hahaha~
      Gomawo sudah baca dan comment^^
      Akan aku usahakan untuk membuat next ficlet-nya lebih bagus lagi^^

    1. Hehehehe… Beneran sweet? Wow aku sedikit gak nyangkan ff abal ini bisa manis gitu wkwkwk…
      Oke untuk Saranghaeyo Ahjussi akan aku usahakan~ Maaf ya tu FF emang abal bgt sampe aku harus muter otak dan jadinya lama banget wkwkwkwk…
      Gomawo sudah baca Saranghaeyo Ahjussi dan FF ini^^
      Aku akan usahakan yang cepat untuk Saranghaeyo Ahjussi^^

    1. Wkwkwkwk…
      Kan masih ada lanjutannya Tanniakuhhh…
      Tapi sabar yak~ Banyak tugas Tann-_-”
      ICT aja belom, Saranghaeyo Ahjussi juga belom-_-”
      Gw coba bikin cepet deh buat Tannia…
      Wkwkwk Thanks udah Comment dan baca Tannia :*

    1. Hahahahaha iya pasti meleleh banget Chingu…
      Oke aku usahakan secepatnya bikin sequel~
      Gomawo sudah baca dan comment^^

  2. Deb…ini apaaaaahhhhh??
    Kok stengah bgini? Pdahal uda mantep bgt bacanya dan ini trnyata hnya ficlet =______=
    Need this couple soon!!!!
    Aaahhhh…romantis skali rasanya,dan ga nyangka klo kris nulis surat yg so sweet bgt ♥♥♥
    dan jgn bkin saya mnunggu trlalu lama untuk crta ini *todong deby pake pisau*
    Nice nice nice….
    Aaakkkhhhhh…pkoknya knapa kris jd so sweet bgini sie sm cwe yg baru dliatnya??
    Please update soon!

    1. Wkwkwkwkwk jangan Eonn wkwkwk… Jangan todong aku~
      Hehehe iya ini cuma Ficlet Eonn…
      Emgnya Kris jadi so sweet Eonn? Kok aku baru sadar deh? Hahaha oke Eonn akan aku lanjutkan secepatnya. Pokoknya selama Eonni belum liat kata “Keutt” berarti masih ada lanjutannya wkwkwkwk… Series Gaje-_-”
      Gomawo sudah baca dan comment Eonni^^

    1. Malu -_-” Bingung tiba-tiba ada orang yang comment (ds/dp) sempet blank dan mikir. Pas liat nama… AAAAA Dikira mau comment di page ternyata malah comment di ff >< Aish malu abis gatau bsk gimana kalo ketemu gin… Wkwkwkwk~ Thanks udah baca dan comment ne!

  3. duhh.. nemu cowok ganteng ditengah ujan, terus dipinjemin jaket.. *aku juga mauuu*
    ini bakal ada lanjutannya ya??
    iya dong.. *melas*
    endingnya bikin penasaran sih..
    oke.. keep writing.. ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s